Intip Rahasia Teknologi BYD yang Membuat Mereka Jadi Raja Mobil Listrik Dunia dan Kalahkan Tesla
BYD, singkatan dari Build Your Dreams, sebuah perusahaan asal China yang bergerak di bidang teknologi, kini sudah dianggap sebagai raja mobil listrik dunia. Hal ini terbukti dari sektor penjualan mobil listrik di China tahun 2020 lalu.
Dari data statistik China Association of Automobile Manufacturers (CAAM), BYD mencatatkan penjualan sebanyak 159.872 unit mobil listrik. Angka tersebut meningkat sebesar 36% dari tahun sebelumnya yang sebesar 117.333 unit.
BYD mengalahkan perusahaan mobil listrik musuh bebuyutannya, yakni Tesla. Meski demikian, BYD dan Tesla masih berada di peringkat pertama dan kedua sebagai produsen mobil listrik terbesar di dunia.
BAGAIMANA RAHASIA BYD DIKLAIM JADI RAJA MOBIL LISTRIK DUNIA?
BYD mulai berkarier di dunia otomotif pada tahun 1995. Saat itu, perusahaan asal China yang berdiri sejak 1995 ini hanya memproduksi baterai Ni-MH. Namun, setelah melalui sebuah proses evolusi, kini perusahaan telah menjadi produsen mobil listrik terbesar di dunia.
Pada tahun 2003, BYD memulai proyek penelitian dan pengembangan (R&D) untuk mengembangkan sebuah mobil listrik. Salah satu pemicunya adalah krisis minyak yang terjadi pada tahun itu.
Setelah sekian lama, pada tahun 2009 BYD resmi meluncurkan mobil listrik pertamanya yakni F3DM. Mobil ini mengusung teknologi baterai litium-ion, sekarang sudah menjadi teknologi standar untuk mobil listrik.
Tak hanya itu, selain memproduksi mobil listrik,BYD juga membangun infrastruktur pendukungnya. BYD membuat baterai, motor listrik, dan komponen-komponen pendukung lainnya. Dengan begitu, perusahaan bisa langsung mengontrol seluruh aspek dalam mobil listrik, sehingga harganya bisa lebih terjangkau.
BYD menargetkan, pada tahun 2025 nanti 75% dari mobil yang diproduksinya berbahan bakar listrik. Salah satu upaya untuk mewujudkan target tersebut adalah dengan menjalin kerja sama dengan beberapa perusahaan otomotif di dunia.
PT BYD Indonesia sendiri, sebagai perusahaan anaknya, memiliki beberapa model mobil listrik unggulan seperti e2, e3, e6, dan Song Max EV. Dari segi harga, mobil-mobil ini dibanderol mulai dari Rp 275 jutaan hingga Rp 400 jutaan.
Berbagai kelebihan mobil listrik seperti performa yang handal, efisiensi bahan bakar, dan ramah lingkungan, membuat mobil listrik kian digemari. Hal ini terbukti dari boom penjualan mobil listrik di dunia.
Tingginya permintaan akan mobil listrik juga berdampak positif bagi sektor ekspor BYD. Pada tahun lalu, BYD berhasil mengekspor sebanyak 102.624 unit mobil listrik dan baterai. Jumlah tersebut meningkat sebesar 169% dari tahun sebelumnya yang sebesar 38.435 unit.
Melihat fakta tersebut, kini diakui bahwa BYD merupakan raja mobil listrik dunia. Selain itu, perusahaan asal China ini juga diharapkan dapat bersaing dengan perusahaan-perusahaan otomotif raksasa dunia.
Komentar
Posting Komentar